Senin, 14 April 2014

Menulis Cerpen

Halo mahasiswa FSH, maaf ya telat memposting ketentuan UTS menulis cerita pendek. Sebenarnya tulisan ini hanya membahas perkara teknis saja, sedangkan untuk contoh cerpennya sila baca cerpen-cerpen yang terbit di Kompas, Tempo, Republika, Media Indonesia, Horison, Femina, dan media lainnya. Yuk, perhatikan ketentuannya!

Pertama tema besar tulisan yaitu Kemanusiaan, Kedaerahan (Lokalitas), dan Kasih sayang.
Kedua tulisan yang dibuat tidak lebih dari 5 halaman A4, spasi 1,5 atau 1,15. Huruf yang digunakan calibri dengan ukuran 11 / 12.
Ketiga tulisan diposting di blog pada Rabu, 23 April 2014 dan dikumpulkan pada dalam bentuk hardcopy pada Jumat, 25 April 2014.
Keempat saya sangat menghargai jika print out cerpen dibuat bolak balik. Tugas tersebut tidak perlu dijilid dan dibuat covernya.
Kelima penilaian akan difokuskan pada tiga hal, yakni EyD, originalitas cerita, dan judul yang menarik.

Apalagi ya, rasanya sih sudah lengkap. Jika ada yang terlewat atau kurang jelas sila ditanyakan dengan mengomentari tulisan ini. Selamat menulis!

Sabtu, 05 April 2014

Menulis Dongeng

Halo mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, terima kasih telah "memaksa" saya untuk memperbarui isi blog ini. Setelah mendapat banyak kejutan di paragraf deskripsi, saya menunggu kejutan lainnya di paragraf narasi. 

Di bawah ini terdapat beberapa dongeng yang telah kalian pilih di kelas dan  "Calon Arang" sebagai alternatif dongeng yang saya ajukan. Sila lanjutkan cerita yang ada. Kalian boleh mengubah akhir cerita sesuai dengan imajinasi kalian dan tidak terpaku pada teks lama. Akan tetapi, untuk mempermudah sila liat versi lengkap dongeng-dongeng tersebut. Berikut ini beberapa ketentuan lain yang harus kalian perhatikan:
  1. Sila salin cerita awal dongeng yang dipilih, baru lanjutkan membuat akhir cerita. Hal ini bertujuan pembaca mendapat pengalaman utuh membaca dongeng. 
  2. Akhir cerita yang kalian buat (tidak termasuk cerita pengantar), tidak lebih dari 4000 karakter.
  3. Saat menulis perhatikaan penggunaan EyD, termasuk saat menyalin cerita awal Anda boleh memperbaiki kesalahan berbahasa yang ada.
  4. Kalimat pertama pada cerita yang diubah harap dicetak tebal (bold) sebagai pembeda dengan cerita awal dongeng. (Ingat hanya kalimat pertama!)
  5. Tulisan di-posting paling lambat Kamis pukul 15.00 WIB, lebih cepat lebih baik. 
  6. Jika kurang paham, sila bertanya di sini dengan membuat komentar sehingga tidak muncul pertanyaan yang sama melalui sms/WA.   
  7. Di bawah ini merupakan dongeng yang bisa dipilih mahasiswa berdasarkan program studi 
  • Manajemen Zakat dan Wakaf (Ziswaf):  "Bawang Merah dan Bawang Putih", "Sangkuriang" dan "Jaka Tarub".  
  • Asuransi Syariah:   "Bawang Merah dan Bawang Putih", "Jaka Tarub", dan "Timun Emas".
  • Perbankan Syariah A: "Bawang Merah dan Bawang Putih", "Sangkuriang", dan "Malin Kundang"
  • Perbankan Syariah B: "Bawang Merah dan Bawang Putih", "Jaka Tarub", dan "Roro Jonggrang"
Selamat berimajinasi dan menulis! 

Kamis, 30 Mei 2013

Mba Mun (Pulang)



You can't always get what you want but if you try sometimes, You just might find You get what you need (Rolling Stone)

     Nak, hari ini kita kehilangan Mba Mun. Dialah yang menemani mama sejak dua minggu sebelum kehadiranmu sampai usiamu 4m3d. Pada mulanya Nak, Mba Mun merupakan sosok yang ingin serius bekerja. Ia memiliki 2 orang anak dan suami yang ditinggalnya di kampung. Kampung yang sama dengan tanah leluhurmu. Dia rajin, meskipun mama harus mengajarinya lebih sabar karena dia sering lupa. Dia juga sayang padamu, bayi yang dia tunggu-tunggu kehadirannya. Bahkan ketika kamu harus difototerapi selama sepekan, dia selalu bertanya “apa kabarmu, apa kamu tidak rewel, dengan siapa kamu di sana?” Dia pula yang kerap menyemangati mama untuk terus memerah ASI yang belum kamu hisap, memasakkan katuk, atau membuatkan jamu-jamuan.  Ya, pada mulanya Nak semua begitu menyenangkan. Rasanya tidak terpikir bahwa akhirnya ia akan cepat pulang.
      Namun Nak, setiap orang memiliki masalahnya sendiri pun dengan Mba Mun. Saat 2 bulan usiamu,  mendadak ia bilang “sang suami menyuruhnya pulang”. Saat itu mama sedih sekali. Kaget, merasa kehilangan, drop, terlintas di kepala mama “siapa yang akan membantu mama menjagamu”. Akh, pasti beda rasanya dengan mba lain yang tidak ikut menunggui kelahiranmu.

Ternyata Mba Mun menunda kepulangnya.

Sabtu, 18 Mei 2013

4 Bulan!


  "A mother understands what a child does not say"
(Anonymous)

     Sabtu pagi dimulai dengan menimang-nimang Binar. Tak terasa, hari ini gadis kecilku tepat empat bulan. Sebentar lagi dia sudah tidak suka ditimang. Orang bilang Binar jgn terlalu sering digendong nanti "bau tangan". Buat saya menggendong salah satu cara mendekatkan (bonding) ibu dan anak yang efektif. Terlebih untuk saya yang bekerja, meskipun tidak seharian tapi tetap ia pasti merasa ditinggal. Terbukti tiap saya pulang dari kampus, dia akan cemberut sebelum akhirnya tertawa setelah saya mengajaknya berbicang. 
Binar 4m
     Selain bisa cemberut, tiga hari sebelum genap 4 bulan Binar sudah memperlihatkan keahliannya tengkurap. Ia sering kesal karena belum bisa kembali, tapi tetap saja dia asik mengitari tempat tidur di siang dan senja hari dengan keahliannya yang masih setengah-tengah itu. Akh, lucunya terlebih melihatnya tidur miring dengan bibir manyun :)

Rabu, 08 Mei 2013

Perjalanan Usia


Novi Diah: aku tidak menyukai cigaret
adaagung: Sesuatu yang harus kamu hindari
adaagung: Makanya
adaagung: Tapi kamu tidak bisa lepas dari asapnya
Novi Diah: Hmm
Novi Diah: menarik
....        

Percakapan tersebut terjadi hampir tiga tahun yang lalu, saat saya dan dia sama-sama gelisah memaknai rasa. Cigaret, siapa sangka lelaki yang dulunya selalu saya hindari itu, akhirnya menjadi pasangan hidup, teman berbagi cerita, isi dompet, dan segelas kopi atau teh dipagi hari. 

Tak terasa pula, usianya kini menginjak 32 bukan angka yang "muda", meski tidak pula disebut "tua". Selamat ulang tahun sayang, semoga selamat sepanjang masa. Bersama kita melihat "krucil-krucil" tumbuh dewasa, hingga menemukan jalanNya sendiri. Sehat dan bahagialah selalu, sebagaimana harap dalam doa. Hingga rizki dan berkahNya melimpah ruah. Mungkin tulisan ini terlihat norak, tapi tak apalah seperti katamu saat meretweet ucapan selamat dariku "bolehlah sesekali kita norak mumpung ulang tahun" :) 

Sayang, teruslah bersama hingga kita keriput. Melintasi perjalanan usia, sampai selesai waktu untuk kembali padaNya.

Pixelate Photography

....
It started over coffee, We started out as friends  
It's funny how from simple things, The best things begin
....
I finally found someone, Someone to share my life  
I finally found the one To be with every night

(Barbra Streisand & Bryan Adam : I Finally Found Someone)

Kamis, 02 Mei 2013

Menyiapkan "Dongeng untuk Binar"

Sebenarnya, sudah lama saya ingin menulis tentang "Dongeng untuk Binar", tulisan yang akan menambah "label" baru di "Ruang Kata Kata" . Tulisan yang berisi segala tentang "Binar", gadis kecil kami yang hadir di hari kedelapanbelas, bulan pertama di tahun yang katanya "Ular Air". Tulisan yang bisa ia nikmati pada saat mulai membaca nanti, hinga ia dapat "mempelajari" sejarah hidupnya sendiri :)

Kami memberinya nama Binar Harsa Semesta. Binar berarti sinar, Harsa merupakan gabungan nama kami Haryanti Santosa dan juga dalam bahasa sansekerta berarti kebahagiaan, semesta merupakan seluruh alam. Harapannya tentu saja, agar Binar selalu bersinar, menjadi anak berbahagia dan membahagiakan orang-orang disekitarnya. 

Jumat, 26 April 2013

Tragedi Kamis Malam (Jumat)

"Gambar ini adalah jepretan laman seperti yang ditampilkan pada tanggal 13 Apr 2013 21:36:07 GMT. Sementara itu, halaman tersebut mungkin telah berubah" 

Tulisan tersebut muncul di layar  14" yang sejak pukul 20.00 menyala, artinya tulisan tidak dapat lagi diakses hiks. Waktu itu, saya sedang menulis tentang "Organisasi dan Media (Pergerakan) Perempuan" sambil menikmati wajah tampan Robert Downey Jr. di televisi. Saat tulisan sudah selesai, saya pun segera mempublikasikannya dan memasukkanya ke dalam label " Ruang Budaya dan Gaya Hidup". Setelah dipikir-pikir, rasanya kok label tersebut kurang pas dengan artikel yang saya tulis. Akhirnya, berbekal "ingat-ingat" karena lama sekali saya tidak memperbarui blog, saya pun mencoba mengedit dan menambahkan laman.

Ealah nasib, setelah diedit bukannya lebih baik malah lamannya jadi berantakan. Hingga muncullah ide untuk "menghilangkan" laman yang salah. Sayangnya saya tidak teliti dalam proses "menghilangkan" tadi. Tujuh buah tulisan yang diposting pun hilang. Hiks...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...