Kamis, 10 November 2011

Dongeng

          Dongen, pasti bukan istilah yang asing di telinga kita, tapi apa sih pengertian dongeng sebenarnya? Dongeng dan hikayat merupakan dua bentuk prosa lama yang banyak mengisi khazanah sastra Indonesia. Atar Semi mengungkapkan dongeng merupakan cerita khayal atau fantasi yang mengisahkan tentang keanehan dan keajaiban sesuatu seperti menceritakan asal muasal suatu tempat, peristiwa-peristiwa yang aneh dan menakjubkan tentang kehidupan manusia atau binatang. Oleh karena itu ,dongeng cenderung tidak masuk akal (tidak mungkin terjadi). Misalnya, cerita tentang kancil yang balap lari dengan siput. Kalian pasti tak akan percaya kalau siput yang lambat bisa menang lomba lari melawan di kancil. Cerita-cerita semacam itu sebenarnya bukan dipercayai sebagai sesuatu yang pernah terjadi. Masyarakat membuat cerita semacam ini lebih sebagai cara lain dalam berkomunikasi dan menyampaikan ide-ide lewat tokoh-tokoh semacam kancil atau binatang lain.
            Meski demikian, ada pula dongeng yang hingga saat ini dipercaya terjadi pada suatu masa di zaman dahulu. Hal ini biasanya berkait dengan dongeng mengenai asal-usul suatu tempat atau yang biasa disebut legenda. Misalnya, cerita mengenai Gunung Tangkuban Perahu. Meski, rasanya tidak mungkin, masyarakat setempat percaya bahwa seperti itulah Tangkuban Perahu terbentuk atau cerita tentang Nyi Roro Kidul yang dipercaya penduduk Jawa sebagai penguasa Ratu Pantai Selatan, hingga kerap melakukan berbagai ritual adat guna menghormatinya.
Dongeng berdasarkan isinya dapat dibagi menjadi:
  1. Cerita binatang disebut juga fabel. Dalam fabel, binatang tampil seperti manusia. Mereka dapat berbicara, berpikir, mempunyai cita-cita, dan semua hal yang biasa dilakukan manusia. Itulah mengapa dongeng banyak disukai karena isi  ceritanya tentang kehidupan manusia yang ditokohkan dengan lucu oleh para binatang. Indonesia banyak sekali memiliki dongeng fabel. setiap daerah memiliki tokoh-tokoh utama dari jenis binatang yang berbeda. Kalau di Jawa, kita mengenal kancil, di Sunda kura-kura menjadi tokoh utama, sedangkan di wilayah Sumatra, kera dan pelanduk adalah jenis hewan yang biasa muncul sebagai tokoh utama. Di Indonesia Timur, tokoh utamanya adalah kelinci. Namun, dapat dikatakan kancil adalah tokoh yang paling sering muncul di setiap daerah, itulah mengapa kancil menjadi tokoh utama dalam cerita-cerita binatang di Indonesia adalah si kancil. Sedangkan di negara lain, salah satu fabel yang paling terkenal adalah kisah antara kucing dan tikus, Tom dan Jerry. Beberapa contoh cerita binatang yang ada di Indonesia yaitu Bangau dan Kura-Kura, Pelanduk yang Cerdik, Kancil dan Buaya, Kancil dan Siput. 
  2. Cerita Jenaka ditujukan untuk menghibur mereka yang mendengarnya. Isi cerita jenaka adalah kisah-kisah jenaka atau lucu yang dialami tokoh-tokohnya. Agar lucu, tokoh-tokoh dalam cerita jenis ini biasanya memiliki karakter bodoh, pemalas, atau yang sangat cerdik. Salah satu tokoh yang terkenal adalah Kabayan dari daerah Jawa Barat atau Sunda. Kabayan terkenal cerdik sehingga selalu bisa keluar dari kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Saking unik dan terkenalnya cerita si Kabayan ini juga difilmkan lho pemerannya adalah aktor kenamaan Didi Petet. Selain Si Kabayan yang berasal dari Sunda, beberapa tokoh jenaka yang ada di Indonesia yaitu Lebai Malang (Sumatra), Pak Belalang (Sumatra), Panbalang Tamak (Bali). Sedangkan saat ini, tokoh jenaka yang agak bodoh dan terkenal di seluruh dunia adalah Mr. Bean.
  3. Legenda adalah dongeng yang mengisahkan tentang kehidupan manusia yang dihubungkan dengan keanehan dan keajaiban alam disebut legenda. Keajaiban alam itu bisa berkaitan dengan asal-usul nama suatu tempat dan berada  di luar logika umum. Berikut beberapa contoh legenda yang terdapat di Indonesia, yaitu Legenda Joko Tole (Jawa Timur), Asal Usul Banyuwangi (Jawa Timur), Legenda Rawa Pening (Jawa Tengah), Legenda Tangkuban Perahu (Jawa Barat), Asal Usul Situ Bagendit (Jawa Barat)
  4. Mite adalah cerita tentang dewa-dewa, makhluk halus, dan hal-hal gaib lainnya yang berhubungan dengan kepercayaan masyarakat tempat cerita itu berkembang. Contoh mite yang terkenal di Indonesia adalah Nyi Roro Kidul dan Kiai Ageng Selo.
  5. Sage adalah cerita yang di dalamnya ada unsur-unsur sejarah yang digabung kepahlawanan dan kejadian-kejadian ajaib, aneh, serta luar biasa, itu adalah sage. Cerita seperti Satria Madangkara dan Tutur Tinular bisa dimasukkan ke dalam cerita jenis sage.
  6. Parabel adalah dongeng perumpamaan yang biasanya berisi unsur pendidikan tentang kesusilaan atau keagamaan. 
Novi Diah Haryanti

2 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...